Panduan Budaya Ke Vienna: Sejarah, Musik Dan Kuliner

Artikel ini diterjemahkan dari versi bahasa Inggris ini. Read the English version here.

Saya masih ingat ketika pertama kali mengunjungi Kota Musik, Vienna. Saya dibuat kagum dan terpesona ketika berada di tengah-tengah fondasi Barok dan atmosfer puitisnya. Pengalaman ini adalah kualitas bintang yang membuat saya jatuh cinta dengan kota. Lagipula saya datang jauh-jauh dari Asia, dan hal-hal yang saya lihat di Vienna semuanya baru dan menyegarkan. Saya menghabiskan satu minggu di sana – di kota yang dianggap paling layak huni di dunia – dan tampaknya ada banyak hal-hal yang bisa dilakukan di Vienna.

Baca juga: Inilah Mengapa Vienna Harus Jadi Destinasi Liburan Berikutmu

Melihat banyak istana megah, budaya musik yang memukau, dan kafe-kafe yang keren, saya menyadari selama berada di Vienna, atau Wien sebagaimana penduduk setempat menyebutnya dalam bahasa Jerman, terlalu pendek. Saya harus kembali. Saya berpikir, siapapun pasti ingin kembali ke kota dengan 163 istana, bermain Mozart di jalan-jalan, dan menawarkan Schnitzel di mana-mana. Segala hal terkait tempat wisata Vienna benar-benar membawa sisi nostalgia dan menarik! Jika kamu sangat beruntung menjadikan Austria sebagai tujuan wisata berikutnya, simpan daftar kegiatan yang bisa kamu dilakukan di Vienna. Ini adalah cara kamu mendapatkan pengalaman terbaik berada di sana!

Untuk pecinta sejarah

Vienna menawarkan daya pikat yang luar biasa lewat sejarahnya yang kaya. Kamu juga hanya perlu melihat sekeliling kamu untuk melihat sejarah yang luar biasa. Dari arsitektur kekaisaran di tengah-tengah teknologi progresif, dan musik klasik di masa genre eksperimental di antara beragam budaya lainnya, sejarah Vienna berbicara banyak tentang bagaimana catatan masa lalu masih bisa menjadi titik fokus dari sebuah kota modern. Pikirkan mengenai Vienna dan tulislah kegiatan yang kaya sejarah ini untuk dilakukan di sekitar kota!

1. Mengagumi arsitektur yang luar biasa

Istana Belvedere | Credit title: Christian Stemper

Setibanya di Vienna, saya merasa tersedot ke dunia abad pertengahan ketika mengintip dari jendela taksi. Belum lagi ketika saya berjalan di jalanan berbatu yang bersih, sementara bangunan Barok yang megah menjulang di atas kepala. Konon katanya, pesona kekaisaran Vienna dimulai ketika bangsawan kaya pindah ke kota pada awal 1600-an. Dari sana, kekaisaran tersebut terus berkembang di bawah pemerintahan Charles VI, Kaisar Romawi Suci dan putrinya, Permaisuri Maria Theresa di tahun 1700-an.Saat ini, setiap sudut dan celah di Wina telah tersentuh oleh pengaruh Barok, termasuk toko souvenir dan kafe. Tidak ada suasana yang lebih damai dibanding berada di sebuah kafe, namun kamu bisa melihat suasana yang lebih asyik dan megah melalui istana dan museum Vienna. Saya sekali masuk terkagum oleh Istana dan Taman Belvedere! Sungguh luar biasa berjalan di dalam istana Barok yang asli. Tetapi untuk menemukan karya-karya seniman yang telah membuat sejarah – seperti Klimt, Monet, dan Van Gogh – adalah sesuatu yang tidak saya harapkan. Lebih dari itu, Istana Belvedere adalah situs Warisan Dunia UNESCO yang menampung koleksi seni Austria terbaik dari abad pertengahan!

Istana Schönbrunn| Image credit: Peter Rigaud

Jangan melewatkan perjalanan wisata Barok bersejarah dengan mengunjungi Istana Schönbrunn. Istana ini akan membawa kamu ke abad pertengahan juga, tetapi kamu akan dibuat kagum dengan betapa istana ini tetap terjaga kelestariannya sampai saat ini. Sulit melewatkan eksterior keren yang tidak pernah lekang oleh waktu – yang merupakan sentuhan pribadi dari permaisuri Maria Theresa sendiri. Tetapi sebelum Istana Schönbrunn menjadi kediaman keluarga kerajaan Austria, istana ini bernama Katterburg dan digunakan sebagai tempat berburu di akhir tahun 1500-an.

Pada akhirnya, oleh arsitek berpengalaman Roma Fischer von Erlach, mengawasi desain dan konstruksinya pada tahun 1600-an, yang menghasilkan kompleks Barok. Di dalam istana, bilik-bilik yang berbeda dengan banyak warna dari biru ke putih dan emas, sangat cocok dengan gaya pedesaan. 

Nyala di Kebun Binatang Schönbrunn | Image credit: minka2507

Keluarga dengan anak-anak pastinya bakal senang menemukan Kebun Binatang Schönbrunn di dalam benteng. Kebun binatang ini merupakan yang tertua di dunia, telah berdiri sejak 1752. Kebun binatang ini juga terdaftar sebagai salah satu kebun binatang terbaik di Eropa lima kali berturut-turut! Luangkan waktu menyapa hewan yang tidak biasa seperti koala, harimau, badak, dan gajah, semua berada di kandang mereka yang megah. Ada 700 spesies yang harus kamu lihat semuanya!

Pemandangan Ringstrasse dengan Parlimen dan Palais Epstein | Image credit: Christian Stemper

Setelah berpetualang menjelajah istana, berjalan-jalanlah di alun-alun paling indah di dunia – Ringstrasse. Saksikan perwujudan gerakan seni yang berbeda, seperti Neo-Renaissance, Baroque Baru, Gotik Baru, dan Art Nouveau, melalui kumpulan rumah dan perusahaan publik di boulevard yang megah ini. Perpaduan gaya arsitektur seperti ini kemudian dijuluki gaya Ringstrasse. Di alun-alun ini kamu bisa memulai kunjungan ke Istana Kekaisaran, Museum Sejarah Alam, dan Opera Vienna. Bisakah kamu membayangkan seperti apa rasanya berada di sekitar gedung-gedung luar biasa ini? Sungguh pemandangan yang luar biasa!

Baca juga: Petualangan Hebat Austria: 7 Pengalaman Terbaik Di Wina Untuk Kamu & Keluargamu

2. Telusuri kembali jejak Habsburg

Istana Hofburg | Image credit: MICHOFF

Austria ikonik dengan sistem kerajaan. Selama kurang lebih 650 tahun, pemerintahan dipimpin oleh dinasti Habsburg dari abad ke-11 hingga 1780. Pada satu titik, mereka begitu berpengaruh sehingga garis keturunan keluarga mereka tersebar ke wilayah Balkan seperti Slovakia, Rumania, Hongaria dan bahkan sebagian dari Spanyol, Republik Ceko, dan Italia. Kekaisaran yang kuat ini berawal dari awal yang sederhana di satu tempat – Vienna.

Untuk menelusuri kembali jejak Habsburg di Wina, Anda dapat mulai dengan Istana Hofburg. Juga dikenal sebagai Istana Kekaisaran Vienna, Hofburg juga merupakan tempat penyimpanan harta Habsburg. Di sini, kamu akan menemukan mahkota berusia 1.000 tahun dari Kekaisaran Romawi Suci Bangsa Jerman, Mahkota Kekaisaran Austria, dan harta Ordo Bulu Emas, termasuk bermacam perhiasan. Bingung apa yang harus dilakukan di Vienna, mendapatkan pencerahan mengenai perhiasan kerajaan mungkin bukan pilihan yang asyik, tetapi ada informasi yang sangat penting dan menarik mengenai peran yang dimainkan harta ini dalam kehidupan Habsburg, dan pentingnya mereka bagi warisan Austria saat ini.

Di dalam Istana Hofburg | Image credit: 12019

Lanjutkan petualangan ke Apartemen Imperial di Hofburg Palace, dan kamu akan melihat betapa mewahnya Habsburg selama masa pemerintahan mereka. Kamar-kamar dipenuhi dengan dinding marmer, memiliki aksen emas dan merah, lampu gantung mewah, dan perabotan berbantal beludru. Ketika keluarga kerajaan tinggal di Apartemen Imperial, setiap anggota keluarga mereka diberikan sebuah suite yang khusus di salah satu dari beberapa sayap istana. Musim dingin menjadi momen favorit bagi anggota kerajaan untuk tinggal di Apartemen Kekaisaran.

Katedral St. Stephan | Kredit gambar: NakNakNak

Salah satu landmark Habsburg yang terkenal adalah Katedral St. Stephan, yang berada di pusat kota Situs Warisan Dunia UNESCO. Katedral adalah tempat ikonik “pernikahan ganda Vienna” berlangsung. Saat ini, kita semua tahu bahwa para raja pada masa itu menggunakan pernikahan untuk menjalin aliansi. Tetapi Habsburg membawanya ke tingkat berikutnya. Persatuan ini pada akhirnya menganugerahkan mahkota Hongaria dan Bohemia ke dinasti mereka yang sedang tumbuh. Mengesankan dan mengintimidasi di saat yang sama, bukan begitu?

Untuk pecinta musik

Tidak ada kota lain yang bisa menyamai Vienna dalam menampung musisi-musisi klasik terbaik dunia. Bayangkan, ada 15,000 konser per tahun dan 120 tempat teater! Jangan lupa, orang-orang seperti Mozart, Beethoven, dan Johan Strauss, semua menemukan penggemarnya yang bersemangat di Kota Musik. Di Kota Tua Vienna, kamu bahkan bisa mengunjungi Mozarthaus, tempat Mozart tinggal selama tiga tahun! Oleh karena itu, kota ini adalah tempat yang tepat jika kamu ingin menyaksikan sejarah musik terjadi. Inilah cara di mana kamu bisa mengambil bagian dalam warisan musik yang sedang berlangsung.

3. Setidaknya sekali, saksikan yang terbaik dari yang terbaik di Musikverein

Musikverein | Image credit: Christian Stemper

Sesekali saja tidak akan cukup untuk menikmati Musikverein dengan sema kehebatannya. Sebagai aula konser paling bergengsi di Vienna, semua yang ada di dalamnya menampilkan kecanggihan dan daya tarik visual. Berjalan di dalam, kamu akan menemukan beberapa aula yang glamor. Yang paling terkenal adalah Aula Emas. Aula ini biasanya menjadi tuan rumah pertunjukan musik dari musisi di seluruh dunia. Kamu pastinya bakal melihat patung-patung Apollo serta muse nya yang berkilau menonton dari dari atas kepala, persis seperti sesuatu yang bakal dilakukan oleh dewa musik sejati. Dipadukan dengan akustik yang luar biasa, beberapa seniman hanya bisa bermimpi tampil di aula yang super keren ini.

Baru-baru ini, Musikverein menambahkan empat ruang baru: Glass Hall, Metal Hall, Stone Hall, dan Wood Hall, untuk menjadi rumah bagi generasi baru seniman. Musikverein juga membuka diri untuk genre musik selain dari klasik, seperti Jazz dan bentuk kesenian lainnya yang diucapkan dari penulis, aktor, dan musisi. Dijamin kamu akan selalu tahu apa yang harus dilakukan di Vienna karena selalu ada pertunjukan untuk dilihat di Musikverein. Jadi, duduk, nikmati suasananya, dan dengarkan lagu-lagu Mozart. Atau mungkin menonton penyanyi opera hari ini!

4. Dapatkan malam yang berkesan di Vienna State Opera

Vienna State Opera | Image credit: Christian Stemper

Bicara soal penyanyi opera, kamu bisa menyaksikan langsung pertunjukan opera dan balet kelas dunia dengan menghabiskan malam di Vienna State Opera. Sebagai salah satu tempat opera terbaik di dunia, bukan mengejutkan jika ada banyak pertunjukkan setiap tahunnya, bahkan hingga 300 hari dalam setahun. Masuk ke gedung opera, kamu bakal disambut oleh langit-langit tinggi yang berkilauan, pilar, dan balkon bergaya Neo-Renaissance buatan arsitek Ceko Josef Hlávka pada tahun 1861. Vienna State Opera juga menjaga tinggi tradisi dengan hanya menyajikan karya terbaik dan musisi paling terampil. Malahan, Vienna Philharmonic – salah satu orkestra terbaik di dunia – merekrut secara eksklusif dari Vienna State Opera!

Meski terlihat mewah, pecinta musik dari seluruh dunia masih dapat menikmati setiap pertunjukan karena ada terjemahan yang ditawarkan di setiap kursi. Subtitle yang ditampilkan meliputi Inggris, Jerman, Italia, Prancis, Rusia, dan Jepang. Kamu bahkan bisa sekadar mampir melihat pertunjukan di sini! Caranya, kamu tinggal membeli tiket berdiri. Jangan khawatir, harganya terjangkau untuk yang melakukan pembelian 80 menit sebelum pertunjukan dimulai.

Opera ini juga menampilkan pertunjukan opera anak-anak, lho! Siapa tahu, jika kamu membawa serta anak-anak, kecintaan awal pada seni menggugah mereka! Jelas, Vienna State Opera mengamati langkah-langkah bijaksana bagi para tamu untuk mendapatkan pengalaman opera terbaik yang dapat ditawarkan dunia.

5. Nikmati permainan Orkestra Philharmonic Vienna

Image credit: Peter Rigaud

Salah satu hal terbaik yang bisa kamu lakukan di Vienna adalah menikmati penampilan dan musikalitas Vienna Philharmonic Orchestra. Komposer Jerman Otto Nicolai mendirikan orkestra ini pada tahun 1841. Sebelumnya, banyak komposer terkenal seperti Gustav Mahler dan Richard Strauss yang memuji keterampilan orkestra ini. Reputasi tersebut terus dijaga hingga saat ini, meski instrumen canggih yang dirancang secara rumit terus berkembang untuk setiap musisi.

Hanya anggota Vienna State Opera yang bisa bermain bersama mereka, dan penonton bisa melihat mereka tampil di Vienna State Opera. Selain itu, penampilan mereka juga bisa dinikmati di Konser Tahun Baru yang diadakan setiap tahun di Grand Hall of Musikverein, dan Konser Musim Panas terbuka di Istana Schönbrunn. Dua acara ini sangat ditunggu-tunggu dan penikmat musik bisa masuk dalam musik klasik dengan cara terbaik!

Bagi pecinta makanan

Siapa yang tidak mau berwisata kuliner? Para traveller sejati harus mendapatkan pengalaman kuliner Vienna. Kota ini bangga dengan teknik memasaknya yang luar biasa, anggur, dan budaya kopi. Tidak salah jika banyak wisatawan datang kembali untuk bisa mencicipi lebih banyak rasa yang unik. Jadi, jika kamu mendambakan pengalaman gastronomi yang mengesankan, ingatlah daftar hal-hal yang bisa dilakukan di Vienna ini, dan manjakan perut dan lidah kamu diri Anda dengan kuliner yang luar biasa!

6. Manjakan diri dengan daging dan kue-kue Vienna

Wiener Schnitzel | Image credit: ReinhardThrainer

Orang-orang Vienna senang dengan makanan lokal yang mereka miliki. Lihat saja hidangan tradisional Vienna – hidangan daging empuk yang dipadupadankan dengan kue kering yang menggiurkan! Juga ada banyak restoran di Vienna, lho, di antaranya 800 restoran di distrik pertama saja. Untuk memberi Anda gambaran tentang apa yang harus dinanti-nantikan, inilah ikhtisar dasar dari staples kuliner tertentu.

Yang pertama adalah Wiener Schnitzel, yang pastinya kamu sudah tahu. Chef menggoreng potongan daging segar tanpa tulang setelah dilapisi dengan remah roti. Kamu bisa menemukan sajian ini di tempat lain, tetapi schnitzel Vienna mempertahankan cita rasa yang unik. Vienna menyajikan schnitzel mereka dengan Kopfsalat, selada dengan tambahan vinaigrette dan bawang cincang. Kamu bisa menyuguhkan bersama dengan salad kentang, lemon, dan peterseli untuk sajian kaya protein, karbohidrat, dan rasa!

Gulai | Image credit: RitaE

Bagi yang suka daging sapi lembu, jangan melewatkan Tafelspitz. Dimasak dalam kaldu berbumbu dan disajikan dengan sayuran, saus apel, di antara lauk pauk hangat lainnya, masakan klasik ini adalah makanan favorit penduduk setempat. Faktanya, Trafelspitz paling populer karena menjadi pilihan Kaisar Franz Joseph I. Konon, hidangan kaisar harus selalu menyertakan potongan daging sapi rebus ini! Porsi daging menggoda lainnya yang harus dicoba termasuk Sosis Vienna yang ikonik, yang bisa dibeli di jalan-jalan, dan semangkuk Goulash yang menenangkan, gurih dan sederhana.

L-R: Apfelstrudel dan Kaiserschmarrn | Image credit: RitaE

Tertarik menikmati kue-kue tradisional Vienna, jangan sampai melewatkan sepiring Apfelstrudel (strudel apel) yang kaya dan manis dengan es krim Vanilla, Sachertorte (kue coklat) terlezat yang diresapi dengan selai aprikot, dan Kaiserschmarrn yang legendaris (pancake acak-acakan), yang juga dikenal sebagai pancake kaisar berkat kedekatan Franz Joseph I!

7. Tenggelam dalam budaya kopi Vienna

Café Sperl | Image credit: Peter Rigaud

Vienna adalah surga pecinta kopi. Ada 2.400 kedai kopi dan 3.500 kafe trotoar yang semuanya bertujuan untuk memberikan pengalaman kopi terbaik buat kamu. Bayangkan berada di kafe dengan interior vintage yang elegan dipadukan dengan perabotan marmer dan kursi empuk, dikombinasikan dengan musik klasik, dijamin akan memberikan warna tersendiri untuk menikmati sore yang damai.

Kamu bisa menikmati musik sembari menyeruput kopi favorit dan membaca koran. Cara menikmati kopi semacam ini membuat kedai kopi di Vienna menjadi bagian integral dari identitas kota, salah satu alasan mengapa kota ini secara resmi ditempatkan di daftar warisan budaya tak benda UNESCO untuk Austria!

Café Sperl bisa menjadi titik awal petualangan kafe dan kopi kamu. Dengan interior abad ke-19 dan meja biliar menjadikannya tempat ini sebagai tempat yang tepat untuk waktu “me-time” atau bersenang-senang dengan teman-teman sambil menikmati aroma kopi yang manis dan pahit. Di tempat lain, Café Hawelka tidak hanya terkenal dengan kopinya, tetapi juga karena Buchteln, yang merupakan roti ragi penuh selai. Makanan kafe yang enak dan suasana yang sejuk menjadikannya oasis bagi para seniman dan mungkin mereka yang mencari inspirasi.

Inside Café Central | Image credit: Christiam Stemper

Jangan lupa mampir ke Café Central. Terdapat jendela-jendela tinggi, lukisan-lukisan Victoria, dan interior mewah yang disapu dengan cahaya keemasan yang hangat. Dengan pilihan kopi top-of-the-line yang cocok dengan masakan Vienna dan musik piano, sulit untuk tidak jatuh cinta?

8. Cicipi anggur kelas dunia Vienna

Image credit: Peter Rigaud

Tahukah kamu Vienna memiliki kebun anggur seluas lebih dari 700 hektar? Tidak ada kota metropolitan lain di dunia yang bisa seperti ini, lho! Makanya banyak tempat yang menyediakan wine di Vienna. Malahan ada wisata wine yang akan membawa kamu ke kedai anggur dan desa penghasil wine. Di sini, kamu bisa mendapatkan cita rasa anggur kelas dunia secara gratis. Rahasia mendapatkan anggur kualitas terbaik? Well, mereka menanam anggur dari setidaknya tiga varian anggur putih berbeda dan menyatukan semuanya. Yang pastinya, kamu harus mencicipi anggurnya, untuk bisa menghargai betapa benar-benar uniq anggur lokal mereka.

Untuk mendapatkan kesan perjalanan terbaik menikmati anggur, kamu harus mengikuti cara tradisional. Kunjungi Heuriger Vienna untuk menyesap anggur segar kota. Menurut definisi, heurige berarti “anggur tahun ini”, tetapi sekarang heuriger sering menunjukkan kedai tempat anggur dari hasil panen terbaru untuk ditawarkan. Salah satu penghasil terbaik di Vienna adalah Wieninger am Nussberg. Butuh mendaki untuk sampai ke sana, jadi kamu akan menikmati panorama Vienna dari kebun anggur.

Heuriger lain yang luar biasa untuk dikunjungi adalah Heuriger Edlmoser. Ada taman yang indah untuk bersantai, juga makanan buatan sendiri yang asyik. Kamu juga bisa datang ke Mayer am Nussberg, tidak hanya untuk menikmati pilihan anggur segar, tetapi juga mencicipi prasmanan lezat di tengah-tengah kebun anggur di atas bukit yang indah!

Vienna City Card 

Image credit: Peter Rigaud

Ingin punya alasan lain berkunjung ke Vienna, selain delapan aktivitas seru di atas? Vienna City Card mungkin bisa menjadi jawabannya. Kartu ini akan memberimu diskon tur di tempat-tempat wisata terbaik di Wina seperti Istana Hofburg, Istana Schönbrunn, banyak teater di Wina, dan bahkan naik wahana fiaker (wisata kereta kuda). Kartu ini juga mencakup penggunaan jalur metro, trem, dan bus kota tanpa batas selama 24, 48, dan 72 jam, tergantung pada apa yang kamu bayar. Kartu ini pasti berguna jika kamu ingin berhemat!

Dengan penjabaran di atas, saya harap kamu bisa melihat betapa menyenangkannya petualangan di Vienna, Austria. Kota ini menghargai budayanya. Tidak perlu perjalanan selama satu bulan untuk bisa mengetahui sejarah Vienna, arsitektur, dan makanannya. Kamu bisa mendapatkan semuanya di luar sana, jadi manfaatkan kesempatan ini dengan masuk ke istana, menyaksikan konser, dan bersulang untuk liburan Wina yang menyenangkan. Bagaimanapun juga, kekayaan budaya tidak akan membuat kamu kehabisan ide untuk menjelajah kota. Setiap kunjungan akan menghadirkan pengalaman yang lebih baik dari sebelumnya!

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website resmi Dewan Pariwisata Vienna dan halaman Facebook nya.


Dipersembahkan oleh Austrian National Tourist Office (ANTO) dan Dewan Pariwisata Vienna.

The post Panduan Budaya Ke Vienna: Sejarah, Musik Dan Kuliner appeared first on TripZilla Indonesia.



from Inspirasi Berlibur – TripZilla Indonesia
via If This Then That

0 Komentar